Akreditasi Prodi

Akreditasi Program Studi

Logo C-Dev2

IMPLEMENTASI SISTEM PENJAMINAN MUTU EKSTERNAL / AKREDITASI
UNTUK MEMENUHI KETENTUAN BARU DALAM UNDANG-UNDANG PENDIDIKAN TINGGI

Pendahuluan
Dengan akan mulai diberlakukannya undang-undang  Pendidikan Tinggi yang baru membawa implikasi pada penyempurnaan dan lahirnya ketentuan baru pada sistem pendidikan tinggi dan lebih khusus lagi pada sistem penjaminan mutu di perguruan tinggi. Untuk sistem penjaminan mutu eksternal yang kita kenal dengan istilah Akreditasi juga tidak luput dari pengaruh pemberlakuan undang-undang yang baru tersebut.

Akreditasi perguruan tinggi dilakukan pada level program studi maupun institusi. Program studi yang tidak mempunyai akreditasi akan dinilai kurang berkualitas oleh masyarakat, dan ini juga membawa implikasi ijazah dari lulusan program studi tersebut kurang diterima di pasar kerja. Dan secara jelas Menteri Pendidikan Nasional pernah akan melarang program studi yang belum memperoleh akreditasi untuk melakukan wisuda bagi mahasiswanya, dengan alasan kebanyakan PTS masih memiliki urusan internal di kampusnya sehingga tidak mampu mengejar tenggat waktu pembuatan proposal (dokumen akreditasi) untuk diajukan ke BAN-PT (Kompas, 20 Juli 2012).

Persoalan yang sering mengemuka bagi program studi yang akan mengajukan akreditasi antara lain adalah kurang dipahaminya buku panduan yang ada dan perbedaan persepsi yang cukup tajam diantara anggota tim yang telah dibentuk sehingga memperoleh hasil yang kurang memuaskan. Kondisi seperti ini dikarenakan mereka tidak mempersiapkannya secara matang, mulai dari penyusunan dokumen hingga sampai pada saat visitasi. Program studi sebenarnya sudah banyak melakukan proses pembelajaran yang mengarah pada penjaminan mutu, namun kurang bisa dituangkan dalam bentuk dokumen dan tidak tertata secara sistematis, sehingga tidak dapat memperoleh status maupun kenaikan peringkat status akreditasi yang diinginkan.

Sehubungan dengan hal tersebut, kami C-DEV High Education Partner Yogyakarta mencoba untuk mengadakan BIMBINGAN TEKNIS guna membantu tim atau task force akreditasi dalam mempersiapkan dokumen AKREDITASI PROGRAM STUDI secara efisien.

Maksud dan Tujuan
Secara umum kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan pemahaman yang komprehensif baik penguasaan konseptual maupun teknik penyusunan dokumen akreditasi. Secara khusus bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada peserta tentang :

  1. Sistem Penjaminan Mutu Perguruan Tinggi
  2. Teknik penyusunan evaluasi diri
  3. Teknik pengisian Borang fakultas/institusi
  4. Teknik pengisian Borang program studi
  5. Teknik penilaian dokumen akreditasi
  6. Strategi Mengelola Akreditasi dan Persiapan Visitasi

Target/Sasaran
Setelah mengikuti kegiatan ini secara intensif dan terus menerus diharapkan peserta mampu untuk menjadi tim penyusun akreditasi program studi di perguruan tinggi masing-masing.

Peserta
Pimpinan Perguruan Tinggi, Tim Akreditasi, Pengelola Program Studi, Dosen yang berminat.

Metode
Ceramah, Diskusi, Konsultasi, Ilustrasi kasus

Materi
–  Sistem Penjaminan Mutu Eksternal
–  Teknik Pengisian Borang Prodi
–  Teknik Penyusunan Laporan Evaluasi Diri
–  Teknik Pengisian Borang Institusi/Fakultas
–  Prosedur dan Format Penilaian
–  Strategi Pengelolaan Akreditasi dan Persiapan Menghadapi Visitasi
–  Ilustrasi kasus

Durasi
2 (dua) hari

Penanggung Jawab Program
Ir. Joko Sutopo, M.T.
Instruktur tetap C-DEV High Education Partner Yogyakarta. Konsultan Ahli Manajemen Perguruan Tinggi yang telah berpengalaman membimbing dan mendampingi penyusunan dokumen penjaminan mutu dan akreditasi di beberapa Perguruan Tinggi Swasta di Indonesia.

Pendaftaran Pelatihan